Cari Blog Ini
Sabtu, 29 Agustus 2015
Penyakit Pada Toyota Great Corolla
Hallo Para Pecinta Toyota Great Corolla ( GRECO ) buatan Tahun 1992-1995.
Tentunya sudah banyak orang yang tahu akan mobil yang legendaris ini. Walau sudah tua namun masih mempunyai tempat tersendiri di hati para pecintanya. Disini saya akan menuliskan tentang pengalaman saya merawat GRECO keluaran 1993. Saya pernah juga merawat GRECO keluaran 1992 nyaris tak ada masalah, beli langsung pakai. Justru kendala yang saya alami setelah saya beli mobil GRECO yang tahun 1993. Padahal pemilik sebelumnya perempuan, katanya iklan yang jual mobil kalau yang pakai sebelumnya cewek mobilnya terawat. Ee ini malah kebalikan. Inilah masalah yang saya temukan :
1. Masalah di kaki-kaki
2. Packing Oli Cylinder Head Bocor
3. Seal Delco Bocor
4. Master Kopling
5. Master Rem
6. Speed Meter dan Tacho Meter Mati semua
7. RPM stasioner tak stabil ( 900 - 1100 RPM )
8. Getaran mesin sampai dikabin
Wah banyak kali penyakitnya.. Dari pengalaman ini, saya bisa simpulkan kalau pengguna sebelumnya cewek belum tentu mobilnya prima. Walau tidak semuanya seperti itu. Namun jangan kuatir sobat itu bukan penyakit kronis yang mahal biayanya. Sebab spare part Toyota Great Corolla banyak variannya. Mau yang ORI atau yang KW banyak tersedia, tinggal kita pilih. Namun pesan saya walau GRECO termasuk MOTUBA ( Mobil Tua Bangka ) jangan diperbaiki di sembarang bengkel. Terutama untuk urusan mesin.
Nah ini sebagian pengalaman saya dalam memperbaiki GRECO saya.
Masalah kaki-kaki, saya bawa ke bengkel kaki-kaki. Hasilnya oke, biayanya murah hasilnya bagus.
Masalah nomor 2-5 saya bawa ke bengkel mobil langganan temen saya. Packing, sael delco, master kopling dan master rem ganti semua. Sayang hasilnya kurang memuaskan. Seal Delco yang diganti hanya bertahan 2 minggu sudah bocor lagi.
Untuk masalah Speed Meter dan Tacho Meter bisa saya perbaiki sendiri. Hanya dengan biaya nggak sampai Rp. 5.000,- sudah bisa fungsi semua.
Kemudian untuk RPM yang kadang tak stabil saya bawa ke bengkel yang ada tulisannya service mobil injeksi maupun karburator. Hasilnya tak memuaskan, RPM stasioner tetap nggak mau stabil.
Beberapa bulan berikutnya saya dikasih tau adik saya bahwa ada bengkel yang khusus hanya mau menerima pasien bermesin TOYOTA, tapi bukan dealer lho. Akhirnya saya meluncur kesana. Utamanya mau ngatasi yang RPM tak stabil itu, tapi sekalian cek seal delco, dan getaran mesin.
Wah mekaniknya oke punya. Pikir saya vacuum sensornya yang rusak. Yang dibongkar malah selang radiatornya. Pikir saya apa hubungannya dengan stasioner mesin. Ternyata setelah selang terlepas di dalamnya tidak ada "THERMOSTAT" nya. Lalu dijelaskan oleh Mekaniknya kalau "THERMOSTAT" fungsinya sangat penting pada kendaraan injeksi. Karena jika dilepas bisa berpengaruh pada konsumsi bahan bakar juga. Kata Mekaniknya Temperature Great Corolla harus pada posisi 1/2 terus. Kalau kurang dari 1/2 atau naik turun, bahan bakar jadi boros karena sinyal yang diterima ECU indikasinya mesin pada kondisi dingin dan bukaan bahan bakar akan diperbesar, untuk mengejar agar temperatur segera naik pada temperature kerja yang diijinkan. Nah padahal persepsi kita jika mesin dingin maka semuanya akan oke-oke aja. Setelah dipasang THERMOSTAT baru dan dicoba, wah bener juga saat stasioner RPM-nya jadi stabil di 900. Ampere Temperature nya nggak naik turun, stabil di posisi 1/2.
Lalu untuk seal delco, ternyata bengkel saya yang dulu salah gantinya. Harusnya yang diganti adalah seal-seal dalam delco, bukan seal luar. Makanya masih tetap bocor. Setelah diganti yang dalam, udah nggak bocor lagi. Sedangkan untuk getaran mesin sampai kabin, yang utama ganti Engine Mounting atas kanan.
Setelah selesai semua perbaikan tersebut, sekarang sudah nyaman dikendarai...
Demikian pengalaman saya, mudah-mudah ada manfaatnya bagi yang membaca..
Langganan:
Komentar (Atom)